PURWAKARTA - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah binaan, Babinsa Desa Cipicung Koramil 1906/Sukatani Kodim 0619/Purwakarta, Serma Asep Sumangku, melaksanakan kegiatan pendampingan ketahanan pangan (Hanpangan), Jumat (11/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 09.30 WIB tersebut berlangsung di lahan pertanian Gapoktan Padat Karya 1, Kampung Sempur Kurung RT 001/RW 01, Desa Cipicung, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta.
Dalam kegiatan tersebut, Serma Asep Sumangku bersama kelompok tani melaksanakan sejumlah kegiatan, mulai dari pembenahan tempat untuk menampung hasil panen, pemanenan padi, hingga proses perontokan gabah.
Adapun tanaman yang dipanen merupakan padi varietas Ciherang dengan usia tanam sekitar 100 hari, pada lahan seluas 6 hektare. Gapoktan Padat Karya 1 berada di bawah pendampingan penyuluh pertanian Ibu Desi Natasiah, dengan Bapak Utuy sebagai ketua dan beranggotakan 9 orang.
Pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bentuk sinergi TNI bersama petani dalam mendukung ketahanan pangan, sekaligus membantu kelancaran proses pertanian mulai dari masa tanam hingga panen.
Danramil 1906/Sukatani Kapten Arm I Komang Sutisna mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat serta mendukung program ketahanan pangan di wilayah.
“Babinsa akan terus hadir mendampingi para petani di wilayah binaan, baik dalam kegiatan pertanian maupun proses panen. Pendampingan ini diharapkan dapat memberikan motivasi kepada petani sekaligus mendukung peningkatan hasil produksi pertanian, ” ujar Kapten Arm I Komang Sutisna.
Sementara itu, Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos., menegaskan bahwa pendampingan ketahanan pangan merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami mendorong para Babinsa untuk terus bersinergi dengan kelompok tani dan penyuluh pertanian. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan produktivitas pertanian dapat terus meningkat dan ketahanan pangan di wilayah semakin kuat, ” ungkap Letkol Arh Fredy Jaguar.
Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, SIP., MIP., menyampaikan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, penyuluh, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan.
“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi dan pendampingan di lapangan harus terus diperkuat agar para petani mendapatkan dukungan dalam meningkatkan produktivitas serta menjaga keberlanjutan sektor pertanian, ” katanya.
Senada, Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM., menekankan pentingnya peran aparat kewilayahan dalam mendukung program ketahanan pangan.
“TNI melalui jajaran kewilayahan akan terus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan. Pendampingan kepada petani merupakan langkah nyata untuk membantu meningkatkan produksi pertanian dan memperkuat ketersediaan pangan masyarakat, ” tegas Mayjen TNI Kosasih.
Kegiatan pendampingan panen padi di lahan seluas 6 hektare tersebut berjalan dengan lancar. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani diharapkan dapat semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional.(PERS).

Mujiono03